5 Negara yang Mengancam Nyawa Manusia dan Disebabkan Oleh Manusia.

Manusia selalu ingin mencari tahu atau meniliti untuk menemukan teknologi baru. Teknologi yang diteliti itu berguna untuk kemajuan manusia, yang sangat diharapkan untuk dapat membantu mempersingkat waktu atau memudah kan aktifitas. Tapi apa yang kita harapkan tidak selalu bernilai positif, kenapa ? karna ada beberapa penelitian yang berubah menjadi dampak negatif bagi manusia. Ya, semua itu dikarenakan manusia meneliti belum tentu mengetahui apa hasil ataupun reaksi dari hasil penelitiannya dan terlalu rakusnya manusia terhadap apa yang diinginkannya. Salah satu contoh dari penelitian yang membuat dampak negatif ialah kerusakan lingkungan suatu daerah yang menjadi berbahaya bagi manusia itu sendiri.

Berikut 5 kota berbahaya akibat teknologi dilansir jalantikus.com (30/04/2018)

1. Bikini Atoll

Attachment.png

Bikini Atoll terletak di Republik Kepulauan Marshall. Awalnya tempat ini kota yang indah, tetapi pada tahun 1946, pemerintah AS melakukan uji coba bom atom di tempat ini.

Terhitung sekitar 23 senjata nuklir dijatuhkan disini. Salah satunya dijatuhkannya bom yang kekuatannya 1100 lebih besar dari bom atom lilboy yang diajtuhkan di Hiroshima.

Efek sampingnya mulai dirasakan pada tahun 1970-an mulai banyak wanita yang mengalami keguguran, bayi yang meninggal setelah lahir dan banyak yang menderita kanker. Ilmuwan menemukan radiasi yang begitu tinggi, sehingga warga diimbau untuk meninggalkan tempat ini.

2. Picher, Oklahoma

Attachment_1.png

Pada 1914 ditemukan pertambangan timah di kota Picher, Oklahoma. Hal ini membuat kota ini menjadi salah satu eksportir timah terbesar di dunia. Sayangnya pertambangan ini mengandung racun yang berbahaya bagi penduduk sekitar.

Aktivitas pertambangan dihentikan pada tahun 1970. Lalu, ditemukan banyak 108 juta ton sampah menumpuk di sekitar kota. Bahkan, racun tambang sudah menjadi butiran halus yang memenuhi seluruh kota. Rcun juga membuat pasokan air tercemar. Pada tahun 2015 lebih dari 1000 burung tewas karena keracunan limbah ini.

3. Bento Rodrigues, Brazil

Kota ini dekat dengan pertam bang biji besi, hal ini merupakan masalah utama rusaknya lingkungan.

Bendungan sudah pernah dibuat untuk mengahalau limbah masuk ke pemukiman, namun pada 2015 bendungan tersebut jebol dan membuat air limbah menghantam dan menghancurkan kota ini. Tak ayal, kawasan ini berbahaya akibat racun, dibutuhkan 10-50 tahun agar lingkungan kembali bersih.

4. Geamana, Romania

Sebelumnya tidak ada yang salah dengan kota ini, hingga pada tahun 1977 seorang diktator Romania memerintahkan agar membuang limbah pertambangan ke Geamana.

Danau kota tercemar, airnya berwarna merah karena bahan kimia yang terkandung di dalamnya bahkan terkadung zat sianida.

5. New Idria, California

Kota yang terletak di daerah California ini didirikan pada tahun 1954 dekat tambang raksa besar. Tumpukan limbah dan kapur mencapai 2 juta ton.

Pada tahun 1971 pertambangan ditutup dan kota ditinggalkan oleh warganya karena zat beracun tidak dapat dikendalikan.

 

Kesimpulannya, bukan hahnya perubahan alam saja yang bisa membuat berbahaya, tetapi karna ulah tangan manusia juga alam bisa menjadi ancaman.

Jadi berhati-hati lah jika ingin berpergian ke daerah yang diatas, keselamatan anda taruhannya, lebih baik cari tempat yang aman-aman saja ya.

About Rendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close