Home / Islami / Panduan Sunah Di Hari Raya Idul Fitri

Panduan Sunah Di Hari Raya Idul Fitri

 

PANDUAN HARI RAYA SESUAI SUNAH

Hai Salam Senalar…

Kali ini kita akan membahas tentang amalan sunah pada hari raya idul fitri.

  • Pertama, di pagi hari sebelum berangkat sholat ‘ied disunahkan untuk mandi sebagaimana mandi janabah.
  • Yang kedua, menggunakan pakaian terbaik yang kita miliki. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam menyukai yang berwarna putih untuh laki-laki. Adapun wanita, maka dianjurkan memakai pakaian yang berwarna gelap.
  • Ketiga, dianjurkan bagi laki-lakiuntuk memakai parfum, dan bagi wanita ianjurkan untuk tidak memakai parfum.
  • Keempat, disunahkanmakan terlebih dahulu sebelum berangkat sholat ‘ied dan ini merupakan sunah nabi, adapun hikmahnya adalah sebagai pertanda atau sebagai symbol bahwa idul fitri merupakan hari kembali berbuka.
  • Kelima, kita disunahkan untuk berjalan kaki menuju tempat sholat, tidak berkendaraan.
  • Keenam, disunahkan memperbanyak takbir dan tahmid serta tahlil ketika berangkat ke tempat sholat. Takbir, tahmid dan tahlil terus dibaca sampai menjelang pelaksanaan sholat.
  • Ketujuh, disunahkan untuk mengambil jalan yang berbeda, yaitu antara berangkat dan pulang dari tempat sholat tidak menggunakan jalan yang sama.
  • Kedelapan, ketika sudah sampai di tempat sholat untuk pelaksanaan sholat idul fitri, maka tidak ada sholat sunah qobliyah. Langsung menggelar sajadah, kemudian duduk disana.
  • Kesembilan, mengikuti sholat idul fitri bersama imam. Untuk rakaat pertama, setelah Takbiratul Ihrom kita membaca do’a iftitah, setelah itu dilanjutkan dengan takbir 7 kali. Adapun pada rakaat yang kedua setelah bangkit dari dari sujud maka ditambah dengan takbir 5 kali.

Adapun bacaan antara takbir yang satu dengan yang lain tidah ada nash khusus dari nabi yang menjelaskan ini. Adapun para sahabat mereka biasa mengunakan kalimat Toyyibah, Subhanallah, Walhamdulillah, Lailahaillallah, Allahu akbar.

  • Kesepuluh, setelah selesai melaksanakan sholat ‘ied berjamaah bersama imam, maka tidak langsung pergi meninggalkan masjid atau tanah lapang.hendaknya kita mendengar khotib sampai dengan selesai berkhutbah.
  • Kesebelas, disunahkan saling mendo’akan diantara sesama  muslim. Sebagaimana yang dilakukan oleh shalafus sholeh mengucapkan “Taqabbalallahu minna waminkum wa ahalahullahu ‘alaik (Arab: تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ , وَأَحَالَهُ اللَّهُ عَلَيْك), artinya: “Semoga Allah menerima (amalan) dari kami dan darimu sekalian dan semoga Allah menyempurnakannya atasmu”

Ini lah sunah-sunah di hari raya yang hendak kita laksanakan. Semoga Allah subhanallalhu Wata’ala memberikan kita kemudahan untuk meraih pahala yang besar di hari raya.

About Nicky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close